Ekstrak Klorofil Pacu Oksigenasi

Feb 1, 2009

USAHA menurunkan berat ba­dan bisa dilakukan dengan bera­gam cara. Satu langkah yang be­lakangan sedang booming ditem­puh adalah mengonsumsi ekstrak klorofil plus olahraga secara rutin. Ada yang dalam sebulan berat badan turun hingga lima kilogram. Sebab, sejak minum ekstrak klo­rofil, frekuensi buang air besar mencapai lima kali dalam sehari.

Dokter Arianto Jonosewojo SpPD tak menyangka manfaat esktrak klorofil untuk menurun­an berat badan. “Yang saya tahu, ekstrak klorofil ini bagus untuk proses oksigenasi,” papar Kepala Poliklinik Obat Tradisional In­donesia (OTI) RSU dr Soetomo Surabaya itu. Maksudnya, kon­sumsi ekstrak klorofil mening­katkan jumlah oksigen dalam tubuh. Prosesnya sama dengan fotosintesis pada tumbuhan. Si­nar matahari mengubah zat hijau daun(klorofil) menjadi oksigen. Zat itulah yang mengikat kar­bondioksida di sekitarnya. Dengan begitu, udara menjadi bersih.

“Banyaknya oksigen juga membuat tubuh jadi ‘bersih’. Se­hingga, mempercepat pembentu­kan jaringan sel baru.” jelas spe­sialis penyakit dalam itu. Bila da­lam tubuh terdapat luka ataupembengkakan, bisa segera sem­buh. Tentu, bila rajin mengon­sumsi ekstrak klorofil tersebut. Selain itu, ekstrak klorofil yang didapat dari tanaman Alfaalfa (medicago sativa) tersebut ber­guna sebagai detoksifikasi racun yang masuk ke tubuh manusia. Baik itu melalui polusi air, udara, maupun makanan (pengawet ma­kanan, boraks. formalin). Juga regulator untuk menyeimbang­kan pH (tingkat keasaman) tu­buh, sistem imunitas, dan me­normalkan tekanan darah.

Lebih lanjut, Arijanto menga­takan, apa pun jenis diet yang diterapkan, sebaiknya jangan berlebihan atau terlalu ketat. Mak­simal, dalam, sepekan, berat ba­dan turun satu kilogram. Dalam sebulan, berarti turun maksimal empat kilogram. “Bila berat ba­dan turun dari batas tersebut, fungsi organ lain tak berjalan de­ngan baik,” jelasnya.

Buang air besar terlampau sering berisiko dehidrasi (kekura­ngan cairan tubuh). Padahal, cai­ran dan elektrolit sangat penting. Salah satunya berfungsi sebagai transportasi makanan dan zat-zat penting lain. “Itu yang membuat tubuh jadi lemas, loyo, dan tak bergairah,” papar Arijanto.

bintik-klorofil-pada-daun1

Bintik klorofil pada daun

Hal lainnya, penurunan berat badan berlebihan membuat kulit menjadi keriput. Sebab, kulit tak sempat beradaptasi dengan peru­bahan berat badan secara drastis. “Elastisitas kulit berkurang. Ini membuat orang tersebut tampak lebih tua,” ujarnya.

Dia menegaskan, penurunan berat badan secara drastis berpo­tensi menimbulkan efek yoyo. Yak­ni, berat badan kembali naik secepat ketika turun. “Bahkan, mungkin kenaikannya lebih banyak da­ripada sebelum mengalami penu­runan berat badan,” papar Arijanto.

Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya diimbangi olahra­ga. Menurut pakar tanaman tra­disional itu, cara tersebut lebih efektif daripada hanya konsumsi obat atau badan makanan/minu­man tertentu. “Olahraga teratur bisa membakar kalori. Cara ini lebih aman dan menyehatkan,” katanya.

(ai/nda)

Posted by klorofil | Categories: Uncategorized | Tagged: , , |

Share with others

No Responses so far | Have Your Say!

Comments are closed.