Kehidupan modern telah mengganggu 3 aspek kesehatan:

1. Pola makan tidak seimbang. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak, kolesterol, zat pengawet, zat pewarna, makan yang terpolusi, bahkan alkohol. Hal itu menyebabkan: penumpukan kolesterol, penyumbatan pembuluh darah, pengentalan darah, ganggguan lever, ginjal, pankreas, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Makanan Beralkali Makanan Berasid

Pola makan yang seimbang seharusnya80% makanan ber-alkali (buah, sayur, putih telur, susu) dan cukup 20% saja makanan ber-acid (nasi, roti, ikan, daging). Tetapi kebanyakan kita justru lebih banyak makanan ber-asid, dan itu tidak bagus bagi kesehatan.

MAKANAN sumber energi. Namun, jika tak berhati-hati, apa yang Anda konsumsi bisa menjadi petaka bagi tubuh. Menurut dr Riani Susanto ND CT, makanan tertentu dapat membuat tubuh jadi asam. Kondisi itu tak baik jika dibiarkan. Sebab, bakteri dan virus gampang menyerang. “Mereka juga gampang berkembang biak,” lanjut spesialis detoksifikasi itu.Memang, ketika kondisi tubuh mulai asam, biasanya ‘alarm’ alami tubuh akan mengeluarkan peringatan. Berupa batuk, pilek, atau penyakit berskala ringan yang dapat sembuh sendiri. Akan tetapi, jika tubuh terus-menerus dibiarkan dalam kondisi asam (dengan kadar keasaman yang makin meningkat), keadaan tubuh bisa memburuk. Bahkan, bisa muncul penyakit degeneratif (penyakit karena penurunan fungsi organ). Termasuk, kanker ataupun penyakit jantung koroner.
“Supaya hal itu tak terjadi, tubuh harus segera dibuat basa. Tingkat keasaman (pH) darah normal kita antara 7,35-7.45, lanjutnya. Lantas, makanan apa yang membuat tubuh menjadi asam? Yaitu, makanan-makanan berlabel ‘enak’ yang banyak mengandung zat-zat jahat. Seperti lemak, kolesterol, dan minyak trans. Biasanya makanan itu berupa kue, makanan cepat saji, dan keripik.
Makanan ‘enak’ itu bisa membuat sel-sel tubuh yang sehat menjadi saling lengket satu sama lain. Jika dibiarkan, sel-sel itu bisa bergabung, akhimya rusak, dan muncullah kanker. Untuk membuat tubuh kembali basa, disarankan untuk mengonsumsi sayur dan buah.

fir-energy - makanan berasid

fir-energy - darah semakin kental

fir-energy - jantung memompa smkn berat

fir-energy - tekanan drh tinggi

Kalau sudah kena PENYAKIT JANTUNG & TEKANAN DARAH TINGGI lalu apa yg terjadi?

Gejala-gejala penyakit STROKE akan menyerang kita, diantaranya : SERING MIGRAIN, LEHER KAKU, PUNDAK KAKU, TANGAN KESEMUTAN, KOLESTEROL TINGGI, ASAM URAT, dan MULAI TERJADI PEMBENGKAKAN

2. Tidak ada waktu olahraga Hal itu menyebabkan : darah tidak lancar, pemulihan energi tidak seimbang, dan pembuangan racun terganggu.

fir-energy - jogging fir-energy - bersepeda fir-energy - tenis

Menurut dr Iswan A. Nusi (Spesialis Penyakit Dalam RSUD Dr Sutomo), Tujuan olah raga adalah : Melancarkan sistem peredaran darah, Melemaskan otot – otot, Menghasilkan energi panas, & Mengeluarkan racun berupa keringat

3. Kurang tidur dan istirahat. Menurut dr Haryo Pratiknyo, SpS, dari RS Surabaya International kalau kita kurang tidur, yang terjadi adalah : PH Darah menurun, Tubuh tidak seimbang, Muka pucat, Lemas, Mudah tersinggung, Mudah marah-marah, Penuaan dini, Pelupa, Kurang konsentrasi, Sex Meningkat,, Terlambat Pertumbuhan (pada Anak-Anak)

<table border=”0″ width=”100%” cellspacing=”0″ cellpadding=”0″ bgcolor=”#FFFF99″ id=”table1″>
<tr>
<td>&nbsp;</td>
<td>&nbsp;</td>
</tr>
</table>